| Popping Paling Diminati? |
|
|
|
|
Benarkah popping adalah teknik mancing yang paling diminati di negeri ini? Bagaimana animo pemancing menjelang Indonesia Fishing Expo 2008 yang tidak lama lagi akan digelar? Apakah acara workshop mancing yang akan digelar di acara itu bisa dijadikan salah satu indikator untuk memetakan teknik mancing manakah yang paling menarik minat pemancing? Bisa jadi. Hingga hari ini minat para pemancing untuk mengikuti workshop kebanyakan datang dari para pemancing popping. Faktor Adhek Amerta sang master popping yang tampil menjadi pembicara agaknya merupakan magnet yang sangat kuat untuk menarik minat para pemancing popping terutama pemancing yang belum terlalu lama berkecimpung di dunia “pop pop pop” ini. Hal ini misalnya tersirat dari kata-kata salah satu pendaftar workshop popping asal Jakarta (untuk menghormatinya baiknya tidak perlu dituliskan namanya di sini) yang mengatakan “Saya daftar karena Pak Adhek yang tampil.” Jelas ini menunjukkan magnet Adhek Amerta sungguh luar biasa dahsyatnya. Pemancing muda jelas tidak akan melewatkan begitu saja kesempatan langka sharing ilmu dengan salah satu dewa popping dunia ini. Jika satu kasus masih kurang meyakinkan untuk para pembaca MancingONLINE, kisah pendek berikut ini mungkin bisa menguatkan kisah di paragraf di atas. Suatu malam salah seorang redaksi MancingONLINE asyik menonton pertandingan Amsterdam Cup di sebuah stasiun TV swasta. Tiba-tiba masuk telepon yang meminta dirinya memandu cara daftar online untuk seorang pemancing agar bisa mengikuti workshop popping di Indonesia Fishing Expo 2008. “Entar gue gak bisa ikut workshopnya Pak Adhek kalau gak elo bantu daftar sekarang,” kata suara di telepon itu. Tentu berita ini tidak bisa dijadikan satu-satunya alasan untuk mengklaim bahwa popping adalah teknik mancing paling populer di negeri ini karena mungkin saja para penggemar teknik mancing yang lain lebih memilih diam-diam saja ataupun langsung datang ke acara. Penggemar teknik trolling misalnya yang kebanyakan para pemancing yang telah cukup berumur biasanya memiliki karakter lebih santai. Karena telah cukup berumur mereka tidak terlalu suka bicara terlalu keras ataupun bertindak terlau menarik perhatian. Lama “panasnya” seperti mesin motor Honda. Dan meski di expo nanti ada Peter Pakula dari Australia mereka santai saja menanggapinya. “Yang penting datang kan. Santai saja,” kata seorang pemancing penggemar trolling yang tinggal di Jakarta Utara. Dan saat berita ini ditulis lagi-lagi para pemancing popping menunjukkan eksistensinya sebagai pemancing dengan massa terbanyak dan paling antusias menyambut Indonesia Fishing Expo 2008. “Saya daftar Pak! Dua sekaligus, popping dan marine electronic,” kata pemancing bernama Suta ini. Jadi kapan Anda daftar workshop di expo mancing pertama di Indonesia ini?(MR) |
You need to login or register to post comments.
| Next > |
|---|












