| Hujan Badai Datang Strike Malah Menggila |
|
|
|
|
Trip dadakan yang sukses besar! Begitulah suasana mancing yang dilakukan oleh pemancing Jambi bernama Aryanto Purnomo dan Joni Jihad (di Majalah Mancing edisi Agustus 2008 Aryanto Purnomo menulis tentang teknik mancing udang satang) saat “menjamu” rekan-rekannya yang baru datang dari Yogyakarta yakni Ronal Rivandy dan Wahyu Hidayat. Padahal saat mancing hujan badai datang! Trip dilakukan oleh Aryanto dan rekan-rekannya pada hari Minggu lalu (10/8) ke Sungai Batanghari tepatnya di Desa Jebus yang jaraknya kurang lebih 90 km di Timur Laut kota Jambi, Provinsi Jambi. Posisi desa ini berada di seberang Taman Nasional Berbak. “Ini trip dadakan karena ada tamu (tiga rekannya di atas) yang ingin merasakan hebatnya tarikan udang dan ikan di Jambi,” tutur Aryanto. Kondisi Sungai Batanghari saat trip ini dilakukan adalah sedang surut yang mengakibatkan lokasi mancing yang dekat menjadi tidak potensial. Oleh karena itulah mereka rela pergi ke Desa Jebus yang jaraknya dari kota Jambi relatif jauh. Mereka sempat kecewa karena saat tiba di Desa Jebus air sedang angkat pasang (puncak pasang) yang mengakibatkan ikan tidak begitu bersemangat menyambar umpan. Tetapi ketika waktu menunjuk angka jam dua siang air mulai bergerak surut dan dimulailah pesta strike udang dan ikan baung (sejenis cat fish) dan juaro (sejenis patin).
Adrenalin Aryanto malah berkali-kali terpacu kencang sebab jorannya yang ultra light itu disambar baung yang lumayan besar. “Nariknya sampai muter-muter kapal. Sudah gitu line yang saya pakai 6 lbs dan hook-nya adalah hook untuk mancing udang!” teriaknya. Pesta strike ini terus berlangsung meski hujan badai yang disertai angin kencang merajalela di wilayah Desa Jebus. “Justru frekuensi tarikan semakin menggila. Kami rela berbasah-basahan demi meladeni tarikan ikan dan udang itu. Dalam tempo dua jam saja saya malah sudah dapat 20 ekor juaro,” ucap Aryanto lagi. Menurutnya setiap umpan dilempar tidak sampai 10 menit langsung strike. Suasana mancing yang luar biasa itu terus berlangsung hingga pukul empat sore. Hebatnya meski mendapat ikan yang banyak Aryanto dan rekan-rekan hanya membawa pulang ikan sedikit saja. “Untuk udang kami mendapat kurang lebih 1 kg. Dari jumlah ikan yang begitu banyak kami dapatkan hanya 5 ekor dibawa pulang. Sisanya release!”. Sungguh tindakan yang harus dicontoh banyak pemancing di negeri ini.(MR) |
You need to login or register to post comments.
| < Prev | Next > |
|---|













