| Utara Bergelora |
|
|
|
|
Prediksi cuaca dari situs FNMOC antara tanggal 13-20 Agustus 2008 memperlihatkan bahwa perairan Utara Pulau Jawa (Laut Jawa) sedang bergejolak. Ombak bahkan mencapai ketinggian lebih dari 2 meter. Ini diperlihatkan oleh FNMOC dengan warna muda dan hijau terang yang artinya tinggi ombak bisa mencapai antara 5 hingga 9 feet! Bagi pemancing ini merepotkan untuk melakukan trip mancing sebab perairan Samudera Hindia di saat ini juga sedang bergejolak. Tingginya ombak di Laut Jawa ini diakibatkan oleh kencangnya angin yang melewati perairan ini. Menurut rilis yang dikeluarkan oleh berbagai situs cuaca, angin yang bertiup di Laut Jawa bisa mencapai kecepatan 20 km per jam. Gelombang dan ombak paling tinggi terjadi di perairan Utara di daerah Jawa Timur dan semakin ke arah Barat semakin mengecil. Tetapi meski ombak telah semakin mengecil dan pelan kecepatan angin itu masih bisa menciptakan ombak dengan ketinggian antara 1-2 meter. “Kalau memakai kapal nelayan sangat terasa ombaknya,” ucap seorang redaksi MancingONLINE yang baru saja mengikuti bakti sosial FORMASI di Pulau Seribu sehari (16/08) lalu. Maka tak mengherankan jika sampai mereka yang sehari-hari menggantungkan hidupnya pada hasil laut banyak yang memilih untuk tidak melaut. Seperti di daerah Indramayu, Jawa Barat, para nelayan memilih tidak melaut. Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Jatiwangi, Kab. Majalengka Eko Sunaryo seperti dimuat di harian Pikiran Rakyat hari Sabtu 16 Agustus 2008 juga mengatakan bahwa ombak ekstrem di perairan sekitar Indramayu masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Para pemancing menyadari potensi bahaya jika memancing di perairan Utara ini dengan mengalihkan trip mancing ke daerah pegunungan. Seperti banyak dilakukan oleh pemancing di Jakarta, mereka pergi memancing di kolam atau danau di daerah Bandung atau ke waduk seperti Jatiluhur dan ke Cirata yang semuanya berlokasi di Jawa Barat. Tetapi sebenarnya tidak semua pemancing yang biasa memancing di perairan Laut Jawa lantas berlibur dari mancing. Untuk daerah yang memiliki spot mancing yang dekat dengan kota atau garis pantai misalnya di Tegal trip mancing masih tetap bisa dilakukan. “Hari ini malah hasilnya sangat bagus. Dalam waktu setengah hari kami berhasil memancing queenfish 10 ekor lebih,” ucap Bambang, seorang pemancing Tegal melalui sambungan telepon menceritakan hasil trip mancingnya ke sot yang bernama Karang Jeruk yang hanya berjarak 3 mil dari kota Tegal.(MR) |
You need to login or register to post comments.
| < Prev | Next > |
|---|












