| Saltwater Fly Fishing Banyak Tantangan |
|
|
|
|
Di Indonesia, memancing dengan teknik fly fishing di saltwater area ternyata banyak sekali tantangannya. Memancing dengan teknik fly fishing di freshwater area pemancing-pemancing kita tidak kalah hebat dengan fly fisherman di negara lain. Fly fisherman kita meski jumlahnya tidak seberapa tetapi penguasaan teknik fly fishing mereka untuk di freshwater sudah sangat maju dan luar biasa. Berbagai spesies bergengsi mulai dari pacu, barramundi, milkfish, dan lain-lain telah berhasil mereka pancing dengan teknik ini. Tetapi untuk saltwater fly fishing mungkin fly fisherman kita belum semaju di Amerika. Ini bukan karena niat pemancingnya yang begitu, tetapi karena banyak faktor yang menghambat berkembangnya saltwater fly fishing di sini. Saat MancingOnline mengikuti trip memancing dengan teknik fly fishing yang dilakukan oleh dua orang fly fisherman ke sebuah perairan di Laut Jawa hari Jumat-Minggu kemarin misalnya, teknik ini menjadi tidak efektif karena beberapa syarat untuk fly fishing di saltwater tidak terpenuhi. Hasilnya hanya dua ikan kerapu kecil yang menyambar flies (umpan fly fishing). Sementara GT dan queenfish yang banyak terdapat di area memancing yang merupakan target utama tidak menyambar sama sekali. Ikan-ikan tersebut hanya bisa ditaklukkan dengan teknik based on spinning yakni popping dan koncer.
Berbagai rintangan yang membuat fly fishing menjadi tidak efektif salah satunya adalah karena kapal yang dipakai memancing adalah kapal tipe “maju tak gentar”, yakni kapal mancing yang hanya bisa maju dan tidak bisa mundur ataupun off gear. Mungkin tampak sepele, tetapi ini adalah hal yang sangat mendasar yang membuat fly fishing di laut menjadi tidak efektif. Flies dan fly line menjadi tidak mampu dimainkan dengan sempurna karena keburu terseret laju kapal sehingga berada di sudut atau jalur yang tidak sempurna. Kemudian kondisi kapal mancing yang tidak mendukung fly fisheman melakukan back cast dengan leluasa. Kapal terlalu banyak tiang yang menghalangi fly rod dan fly line. Efeknya jarak lemparan tidak pernah bisa maksimal dan menjangkau point yang diinginkan. Strike menjadi sulit didapatkan karena flies tidak bisa jatuh di posisi yang diinginkan. Tantangan terhadap teknik saltwater fly fishing di Indonesia masih sangat banyak jika di list semuanya, tetapi dengan melihat trip dua fly fisherman Indonesia kemarin ke Laut Jawa ini memunculkan harapan di masa mendatang bahwa teknik ini sebentar lagi juga akan berjaya di saltwater area.(MR) |
You need to login or register to post comments.
| < Prev | Next > |
|---|













