Advertisement
Editorial Edisi 16: Secercah Matahari dari Barat Negeri PDF Print E-mail

Image
Edisi 16 Majalah Mancing mengupas secara lengkap dan mendalam seputar mancing di Aceh (Image koleksi MancingOnline.Com)

Sajian utama di edisi Februari ini adalah hasil perjalanan reporter kami Michael Risdianto ke Nanggroe Aceh Darussalam pada Desember 2008 silam. Selama 12 hari ia mengunjungi spot mancing di sekitar perairan Pulau Rondo dan Pulau Weh, wilayah di ujung paling barat negeri kita, yang sebelumnya kurang begitu terdengar potensi wisata mancingnya. Padahal, sejatinya Nanggroe Aceh Darussalam adalah wilayah nan elok dengan potensi sportfishing yang luar biasa. Simak saja video dan berlembar-lembar artikel serta puluhan foto eksklusif yang dibawa Michael sebagai oleh-oleh untuk Anda.

Kami sungguh terkejut sekaligus gembira dengan hasil perjalanan mancing yang terlaksana berkat dukungan nan begitu tulus dan mengharukan dari kawan-kawan Fishing Club Aneuk Kampung (FCAK), Banda Aceh. Oleh karena itu, perkenankan kami mengucapkan terimakasih dan penghargaan sebesar-besarnya atas segala dukungan, bantuan, dan persahabatan yang kami terima hingga hari ini. Semoga FCAK terus berjaya dan mampu menjadi motor serta panutan bagi para pemancing di Nanggroe Aceh Darussalam pada khususnya, dan seluruh masyarakat mancing Indonesia pada umumnya.

Harapan para pemancing FCAK yang juga menjadi harapan kami adalah agar Nanggroe Aceh Darussalam segera berkembang menjadi salah salah satu destinasi wisata mancing nasional maupun internasional yang terpandang, selain sebagai destinasi wisata menyelam yang telah lebih dahulu berkembang. Karena dengan demikian, akan semakin terbukalah jalan menuju tercapainya tingkat kesejahteraan yang lebih baik bagi penduduk dan masyarakat di Nanggroe Aceh Darussalam.

Perjalanan reporter kami ternyata mendapatkan sambutan luar biasa dari banyak sekali pemancing baik dari dalam maupun luar negeri, bahkan sebelum laporannya diekspos di Majalah Mancing. Berpuluh telepon dan surat elektronik masuk ke kantor Redaksi menanyakan berbagai macam hal tentang peluang dan potensi mancing di Aceh. Semoga laporan khusus yang kami sajikan dalam edisi ini mampu menjawab semua pertanyaan yang pernah Anda sampaikan kepada kami.

Perlu kiranya kami kemukakan sekali lagi, negeri kita tercinta masih memiliki begitu banyak potensi wisata mancing yang belum terjamah dan tergarap dengan baik. Memang dibutuhkan tekad dan kemauan sekeras baja untuk mewujudkan cita-cita terbentuknya lokasi wisata mancing yang bukan hanya memenuhi harapan kita bersama, tetapi juga mendatangkan devisa bagi negara.

Disinilah kita baik sebagai individu pemancing, sebagai warga negara, dan mungkin juga sebagai pejabat pemerintah, dituntut untuk turut berperan serta secara positif. Minimal seperti telah ditunjukkan oleh kawan-kawan FCAK, marilah kita jaga dan lestarikan segenap potensi yang kita miliki dengan melakukan catch & release. Yakinlah kita pasti bisa dan hasilnya pun tak akan sia-sia.

 

Salam,

Nursasongko Anwar

 

  No Comments.
You need to login or register to post comments.
Discuss...
< Prev   Next >
 
Telaga Cibubur
Albecha
jackpot
Telaga Arwana
Damay
Telaga Cibubur
electrofish
Telaga Cibubur