| Sanghyang, Surga Mancing Selat Sunda |
|
|
|
|
Lima jam bolak-balik melempar popper tidak membuat Yanto-su lelah. Yang ada di benaknya hanya senyum kepuasan. Tripnya hari ini ke Pulau Sanghyang berbuah 5-3-3. Salah satu hasil pancingannya GT berbobot 16 kg. Pulau yang terletak di Selat Sunda ini memang destinasi mancing favorit sejak dulu. Terutama bagi pemancing Jakarta, Anyer dan sekitarnya. Tempatnya tidak jauh. Pemancing dari Jakarta istilahnya tinggal injak gas lewat tol, tak sampai dua jam sudah bisa sampai di Merak. Dari sana tinggal sewa kapal. Dua jam kemudian sudah bisa popping ataupun ngoncer di sekitaran pulau. Apalagi jika trip dimulai dari Paku, Anyer, waktu perjalanan di kapal bisa lebih singkat. Waktu perjalanan darat yang tidak terlalu lama untuk menuju dermaga tentu menjadi nilai plus bagi banyak pemancing. Selain badan jadi tidak terlalu lelah, hemat bensin, waktu untuk mancing jadi bisa lebih lama. Spot mancing yang tidak terlalu jauh dari daratan juga bisa dipakai menekan biaya bahan bakar. Biaya mancing menjadi lebih murah dan waktu mancing juga jadi lebih panjang. Bagi pemancing dari kota yang jauh seperti Tegal ataupun Bandung, Sanghyang juga menjadi favorit dibandingkan Kepulauan Seribu atau pun daerah-daerah di Selatan. Lihat saja David Hidayat, karena pesona Sanghyang yang memikat itu pemancing asal Tegal ini rela menunda sementara waktu tripnya ke Indonesia bagian Timur. “Ke Sanghyang murah dan kita sudah bisa merasakan nikmatnya embatan GT,” ucapnya. Untuk ke Sanghyang, biaya sewa kapal memang terbilang murah. Dengan uang 600 ribu hingga 1,2 juta kita sudah bisa menyewa kapal untuk mancing di sini. Bandingkan misalnya kalau kita ingin ke Binuangeun, Ujung Kulon, ataupun Pelabuhan Ratu yang selain jauh dan jalannya juga berliku biaya trip juga perlu uang yang banyak. Sekali mancing di tempat tersebut di atas bisa dipakai mancing 3-4 kali di Pulau Sanghyang. Tetapi ini bukan bermaksud menyepelekan tempat-tempat yang jauh itu karena nyatanya di sana ikannya juga besar-besar. Ujung Kulon misalnya punya billfish yang menjadi impian hampir semua pemancing. Pulau Sanghyang memang ibarat surga mancing. Karena selain murah ikan di perairan ini masih banyak. Berbagai jenis kuwe, kerapu, dan salem bisa dipancing di sini. Ukurannya pun beragam. Dari satu hingga belasan kilo. Inilah yang terus menyedot kedatangan pemancing hingga hari ini. Tengoklah apa kata Yanto-su yang oleh pemancing dinobatkan sebagai lurahnya mancing di sekitar Merak ini, “Dari 10 trip yang saya lakukan, tujuh diantaranya pasti dengan hasil maksimal. Yang paling sering di sini memang GT”, ucap pemilik kapal pancing Bintang Utara yang gandrung popping ini. Karena kelebihan-kelebihan seperti itulah Pulau Sanghyang juga jadi pilihan penyelenggara turnamen mancing beberapa tahun terakhir ini. Selain pertimbangan 'kandungan' ikan, apalagi kalau bukan biaya turnamen yang relatif bisa ditekan. Peserta senang, penyelenggara pun senang karena turnamennya dihadiri ratusan peserta. Paling anyar misalnya Lomba Mancing Selat Sunda bulan September silam. Dan lagi-lagi terbukti Sanghyang masih potensial. Berbagai jenis ikan dari kuwe gerong, kerapu, kakap merah pun dipanen peserta. Wajah Sanghyang Tepian Pulau Sanghyang terutama sisi Barat dan Selatan terjal dan dalam sehingga ombak yang tercipta sangat dinamis. GT suka tempat seperti ini. Maka tak heran dari sekian banyak trip mancing seringnya selalu dengan hasil GT berukuran variatif dari 5 hingga 20 kg. Tidak terlalu besar memang, tetapi bayangkan betapa nikmatnya fight memakai piranti kelas menengah. Spot paling populer di tepian Sanghyang ini adalah Kedondong. Tanjung Bajau Dermaga Sanghyang Karang Tungku Karang Tempurung Menuju Pulau Sanghyang Merak sendiri sangat mudah dijangkau. Maklum, kota pelabuhan ini adalah pintu gerbang Jawa di ujung Timur. Dari Jakarta dan Bandung Anda tinggal melaju di jalan tol dalam hitungan 2 hingga 4 jam anda sudah akan tiba di sana. Jika Anda dari Sumatera, Merak bisa dijangkau dengan kapal penyeberangan.(MR) |
You need to login or register to post comments.
| < Prev | Next > |
|---|












